Skip to main content

Rusia Berhasil Meluncurkan Satelit “Glonass-M” Ke Luar Angkasa

Пуск ракеты с российским навигационным космическим аппаратом Глонасс-М. Архивное фото
Proses peluncuran satelit. photo: kementerian pertahanan Rusia

Perkembangan teknologi luar angkasa terus berkembang setiap waktu. Rusia merupakan salah satu subjek yang menunjukan salah satu kemajuan teknologi mereka dalam urusan luar angkasa. Hal tersebut baru saja dibuktikan kembali oleh negara beruang merah dengan meluncurkan satelit terbarunya “Glonass-M”.

Space Tug atau yang biasa disebut sebagai kapal tunda angkasa “Fregat” berhasil meluncur ke orbit luar angkasa dan membawa satelit “Glonass-M” setelah pemisahan dari roket “Soyuz-2. 1B” tahap ketiga berjalan dengan baik. Dikutip dari RIA Novosti kementerian pertahanan Rusia menyampaikan hal tersebut pada hari minggu kepada para jurnalis. 


Roket pembawa kelas menegah “Soyuz-2. 1B” dengan satelit navigasi diluncurkan pada hari sabtu 23.17 waktu moskow dari Kosmodrom Plesetsk. Sebagaimana dicatat oleh departemen militer, peluncuran

"Glonass-M" ditugaskan untuk mengontrol teknologi darat Angkatan Aerospace Rusia, jaringan komunikasi stabil dijaga dan diinstal dengan pesawat luar angkasa. Mode kontrol penerbangan sateit berfungsi dengan normal, tambah kementerian pertahanan Rusia. 

BACA JUGA
Rusia Terkuat Di Eropa

Satelit yang diluncurkan ke orbit telah mengisi komposisi sistem satelit navigasi global Glonass Rusia dan berada pada proses masuk ke dalam sistem. Sekarang, pengelompokan orbital Glonass terdapat 27 pesawat ruang angkasa, di mana salah satunya berasal dari generasi baru, Glonass-K, sedang menjalani tes penerbangan dan satu pesawat ruang angkasa Glonass-M sedang dalam perawatan teknis. 

Ini adalah peluncuran keempat roket pembawa Soyuz-2 dari kosmodrom Plesetsk pada tahun 2018. Uji coba penerbangan kompleks peluncuran roket ruang angkasa Soyuz-2 dimulai di Plesetsk pada musim gugur 2004. Selama 14 tahun terakhir, 36 peluncuran kendaraan peluncur Soyuz-2 tahap modernisasi 1a, 1b dan 1v telah dilakukan dari kosmodrom utara, termasuk peluncuran pada hari Sabtu kemarin.

Raket Soyuz-2 menggantikan roket pembawa Soyuz-U, yang diluncurkan dari Plesetsk dari 1973 hingga 2012. Secara total, 435 roket Soyuz-U diluncurkan dari kosmodrom, sekitar 430 kendaraan dengan tujuan berbeda diluncurkan ke orbit.

sumber RIA Novosti

Comments

Popular posts from this blog

Indonesia Menolak Untuk Membatalkan Pembelian Su-35

pesawat tempur Sukhoi-35 photo: mil.ru Pembelian pesawat tempur canggih asal Rusia oleh Indonesia tetap akan dilaksanakan. Seperti yang ditulis oleh kantor berita RIA Novosti via sputnik Vietnam. Indonesia tidak ingin menolak pembelian pesawat tempur Rusia Su-35 berdasarkan keterangan menteri pertahanan Indonesia Ryamizard Ryacudu.

Presiden Putin Menerima Banyak Ucapan Selamat Ulang Tahun Dari Para Pemimpin Dunia

foto: Vladimir Putin. ©forbes Pada 7 oktober 2018 merupakan hari yang special bagi seorang presiden Federasi Rusia, Vladimir Putin. Di hari tersebut dirinya berulang tahun yang ke 66. Seperti yang dilansir dari kantor berita RIA Novosti berdasarkan press rilis Kremlin, dikatakan bahwa para kepala pemerintahan dan negara asing secara pribadi mengucapkan selamat kepada presiden Rusia tersebut. BACA JUGA Ini Dia 5 Kota Paling Dingin Di Rusia Orang Rusia Berhasil Menurunkan Angka Konsumsi Minuman Beralkohol “Sejumlah pemimpin, seperti Presiden Republik Uzbekistan Shavkat Mirziyev, Presiden Republik Kyrgystan Sooronbay Jeenbekov, Presiden Republik Azerbaijan Ilham Aliyev, Presiden Republik Tajikistan Emomali Rakhmon, Presiden Republik Belarus Alexandr Lukashenko, Perdana Menteri Republik Armenia Nikol Pashinyan, Presiden Republik Kazakhstan Nursultan Nazarbayev, Presiden Republik Serbia Alexander Vucic, dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, secara pribadi mengucapkan ...

Golovin: Orang Rusia Tidak Disukai Di Luar Negeri, Terutama Pesepakbola

Aleksandr Golovin  photo: ligue1.com Aleksandr Golovin, gelandang muda asal Rusia yang sekarang bermain di club Prancis “Monako” berpartisipasi dalam acara Svyatoslav Komissarov, dimana dia menceritakan tentang hubungan klub-klub eropa terhadap pemain Rusia.